Dampak Kesehatan anak remaja terhadap makanan dirumah dengan diluar rumah
Dampak Kesehatan anak Remaja Terhadap Makanan dirumah
Dengan di Luar rumah
Bab I
Latar Belakang
Kesehatan merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan seluruh umat manusia. Setiap orang juga memiliki caranya sendiri untuk menjaga kesehatannya masing-masing, terutama dalam hal makanan yang kita konsumsi setiap harinya, kita tidak mengetahui apakah makanan di luar rumah itu layak untuk kita konsumsi atau tidak. Para remaja contohnya, mereka sangatlah rentan untuk mendapat kesehatan yang tidak layak, dengan mereka lebih suka makan makanan diluar rumah dibandingkan makanan dirumah, porsi kesehatan yang mereka dapat juga tentu akan sangat berbeda.
Beberapa hal yang membuat saya tertarik untuk mengambil judul ini, pertama, kesehatan tentulah hal yang paling penting dalam hidup kita, tanpa adanya kesehatan hidup kita akan terasa kosong karena apapun yang kita lakukan serasa mati rasanya. Kedua, makanan dengan kesehatan sungguhlah hal yang selaras , konsumsi yang kita dapatkan sehari-hari dapat membu.
at kita merasa lebih segar dan bertenaga , akan tetapi, tidak semua makanan juga dapat memberikan seluruh hal tersebut, dikarenakan kebersihan dan porsi yang tidak layak untuk didapatkan. Sesuai dari makanannya itu sendiri , makanan mengandung vitamin-vitamin yang dapat mendukung kesehatan setiap manusia, sangat cocok sekali untuk para remaja yang sedang membangun tubuh dan raga secara sehat, makanan dirumah sangatlah cocok untuk membangun kesehatan kita untuk menjadi lebih baik, tentunya dari hal kebersihan, sedangkan makanan diluar rumah tidak semuanya memberikan kebersihan secara layak untuk makanan tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian saya dengan cara mengajukan pertanyaan tentang kesehatan makanan kepada 6 orang , saya mendapatkan hasil bahwa mereka lebih memilih untuk makan makanan rumahan daripada makanan yang berada di luar rumah.
2.1 Pengertian tentang Kesehatan
1. Kesehatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial, dan ekonomis.
2. Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), kesehatan ialah keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa kesehatan dapat diartikan dengan keadaan fisik dan juga mentar yang besifat produktif.
2.2 Pengertian tentang Remaja
1. Remaja menurut Soetjiningsih, remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual yaitu antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan 20 tahun menjelang masa dewasa muda.
2. Remaja menurut Syamsu Yusuf, remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting, yaitu diawali dengan matangnya organ-organ fisik ( seksual ) sehingga mampu bereproduksi.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa remaja adalah segmen masa kanak-kanak menuju dewasa dengan perubahan organ-organ fisik.
2.3 Pengertian tentang Makanan
1. Makanan sehat menurut Prasetyono, dengan meramu berbagai jenis makanan yang seimbang, sehingga terpenuhi seluruh kebutuhan gizi bagi tubuh dan mampu dirasakan secara fisik dan mental.
2. Makanan menurut Hulme adalah makanan dalam arti yang sesungguhnya dan mampu menikmati makanan tersebut, yang digunakan dengan istilah 4 Sehat dan 5 Sempurna.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa makanan adalah berbagai jenis makanan yang mampu membantu pembentukan fisik dan mental dengan menggunakan istilah makann 4 Sehat dan 5 Sempurna.
Beberapa hal yang membuat saya tertarik untuk mengambil judul ini, pertama, kesehatan tentulah hal yang paling penting dalam hidup kita, tanpa adanya kesehatan hidup kita akan terasa kosong karena apapun yang kita lakukan serasa mati rasanya. Kedua, makanan dengan kesehatan sungguhlah hal yang selaras , konsumsi yang kita dapatkan sehari-hari dapat membu.
at kita merasa lebih segar dan bertenaga , akan tetapi, tidak semua makanan juga dapat memberikan seluruh hal tersebut, dikarenakan kebersihan dan porsi yang tidak layak untuk didapatkan. Sesuai dari makanannya itu sendiri , makanan mengandung vitamin-vitamin yang dapat mendukung kesehatan setiap manusia, sangat cocok sekali untuk para remaja yang sedang membangun tubuh dan raga secara sehat, makanan dirumah sangatlah cocok untuk membangun kesehatan kita untuk menjadi lebih baik, tentunya dari hal kebersihan, sedangkan makanan diluar rumah tidak semuanya memberikan kebersihan secara layak untuk makanan tersebut. Berdasarkan dari hasil penelitian saya dengan cara mengajukan pertanyaan tentang kesehatan makanan kepada 6 orang , saya mendapatkan hasil bahwa mereka lebih memilih untuk makan makanan rumahan daripada makanan yang berada di luar rumah.
Bab II
Landasan Teori
2.1 Pengertian tentang Kesehatan
1. Kesehatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial, dan ekonomis.
2. Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), kesehatan ialah keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa kesehatan dapat diartikan dengan keadaan fisik dan juga mentar yang besifat produktif.
2.2 Pengertian tentang Remaja
1. Remaja menurut Soetjiningsih, remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual yaitu antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan 20 tahun menjelang masa dewasa muda.
2. Remaja menurut Syamsu Yusuf, remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting, yaitu diawali dengan matangnya organ-organ fisik ( seksual ) sehingga mampu bereproduksi.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa remaja adalah segmen masa kanak-kanak menuju dewasa dengan perubahan organ-organ fisik.
2.3 Pengertian tentang Makanan
1. Makanan sehat menurut Prasetyono, dengan meramu berbagai jenis makanan yang seimbang, sehingga terpenuhi seluruh kebutuhan gizi bagi tubuh dan mampu dirasakan secara fisik dan mental.
2. Makanan menurut Hulme adalah makanan dalam arti yang sesungguhnya dan mampu menikmati makanan tersebut, yang digunakan dengan istilah 4 Sehat dan 5 Sempurna.
Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa makanan adalah berbagai jenis makanan yang mampu membantu pembentukan fisik dan mental dengan menggunakan istilah makann 4 Sehat dan 5 Sempurna.
Bab III
Metodelogi Penelitian
3.1 Jenis Penelitian
Jenis Penelitian yang saya gunakan adalah Kualitatif , penelitian kualitatif adalah penilitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis.
3.2 Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam proposal Dampak Kesehatan anak remaja terhadap makanan dirumah dengan diluar rumah adalah metode survei. Metode survei merupakan metode dalam penelitian yang informasinya dikumpulkan dari beberapa sampel.
3.3 Teknik Penelitian
Teknik penelitiannya dengan cara mengobservasi. Observasi merupakan aktivitas terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami, untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk melanjutkan suatu penelitian. Jadi saya melakukan observasi ini dengan cara melihat langsung menuju tempat tempat penjual makanan dan juga makanan hasil olahan rumah.
itu latar belakang proposal atau cara membuat kalimat?
BalasHapus